JRL 2010

| Posted in , | Posted on 15.22

0

aku tidak ingin membicarakan konser di postingan ini..karena they were AMAZING!!

aku cuma ingin menulis ttg pemikiranku ketika konser berlangsung..not that I wasnt enjoying their music at that time :D

-intro-

waktu aku ntn ARKARNA, jujur aku cuma tau 2 lagu mereka, So Little Time dan Life Is Free, itu pun belom diputer..,eh, dinyanyiin -ini kan LIVE concert, bukan acara musik tiap pagi di tipi-

..dan aku coba berpikir, seandainya mreka bernyanyi untukku pribadi, yang cuma tau 2 lagu mereka, apa mereka masih bersedia berekspresi seperti itu?

atau mereka bermusik untuk diri mereka sendiri?tak peduli aku tau atau tidak, suka atau tidak,mereka berjingkrak sendiri..

atau mereka melakukan itu, selain untuk mengekspresikan dirinya, memperkenalkan lagu mreka yang aku tiada tau, juga merasa mereka hutang sbuah pertunjukan yang hebat kepadaku, karena aku MEMBAYAR mereka.

-reff-

ya, walaupun aku hanya sendiri, dan aku cuma tau 2 lagu mereka, tapi aku membayar, bayar mereka buat tampil didepanku, bermusik sebaik2nya sesuai bidang mereka.

aku adalah sang klien. kenapa aku membayar mereka?tidak perlu alasan.
yang pasti aku memang dan selalu mengharapkan yang terbaik dari mereka.
terlepas dari aku tau mereka atau tidak.
aku bayar. mereka tampil. sebaik mungkin.

-brigde-

lalu, apakah aku sudah melakukan itu?bermusik sebaik dan serapih mungkin di panggung sana, memuaskan orang yang membayarku? -ga usah aneh2 pas baca ada kata puas dan kata bayar berada di satu kalimat-

belum tau will be the nicest answer.

yap, aku belum tau.
yang aku tau aku punya klien, yang membayarku, yang pastinya memang dan selalu mengharapkan yang terbaik kluar dari coretanku.
mreka bayar, aku coret. coret sebaik mungkin.


-interlude-

ARKARNA terus memuji atas apresiasi dari penonton, meskipun dari tempat aku berdiri, pujiannya terlalu berlebihan karena hampir smua orang cuma jingkrak malu2 atau sekedar pemanasan otot leher untuk band selanjutnya.

yang pasti,,
they enjoyed it.
that's why they did GREAT.


PS: intro, reff, bridge, interlude diatas cuma action. ini bukan lagu.

Game..

| Posted in | Posted on 21.12

1

begitulah kalau kebanyakan maen Grand Theft Auto..seenaknya maen tebas2 tangan orang..maen tembak2 kepala orang..

tapi..

coba kalau orang2 psycho itu kebanyakan maen SIMS CITY, bisa seenaknya ngasih bencana alam mereka itu..tinggal pencet di tombol *banjir/flood*, jadi deh banjir..cuma buat ngancurin kota yang udah mreka bangun dari awal..

hmm...apa memang udah kebanyakan maen Sims City juga ya..

ngmg2..coba saya tanya yang suka maen sim city..kenapa kalian pada pake pilihan *disaster* ?
karena kalian bosan, males maen, trus pada ngbunuhin semua?
atau kalian ingin tau, bagaimana kesiapan kota kalian kalau ada bencana, dan melihat apa yang terjadi?

Saya cuma bisa berdoa.. dengan Indonesia yang sekarang begini bejat keadaannya, Allah tidak akan pernah bosan dengan kita..